Langsung ke konten utama

Postingan

Seni Memimpin Filsuf Jawa.

Pada kesempatan kali ini ada gagasan yang kiranya perlu untuk ditulis, dalam memimpin sering kita menggunakan ajaran yang diadopsi dari barat yang bukan akar dari bangsa kita sendiri. Sebagai bagian dari bangsa yang besar ini, saya sebagai orang Jawa harus terus menjaga pemikiran-pemikiran dari leluhur, begitu pun jikalau saya tidak terlahir sebagai orang Jawa, saya harus tetap menjaga nilai leluhur yang dianugerahkan, jika saya terlahir di Aceh maka akan saya jaga pemikiran dari leluhur saya, begitupun jikalau saya terlahir sebagai bangsa Batak, Melayu, Bugis, Bali, Papua, dan semua yang ada didalam teritori kedamaian Nusantara karena NKRI merupakan harga yang tidak pernah bisa dibeli. Kembali lagi pada pembahasan memimpin, hal ini merupakan seni yang selalu kita pelajari setiap hari, minimal setiap manusia itu mampu memimpin dirinya sendiri tapi ini jarang disadari. Karena saat kita mulai menggali budaya yang terpendam maka kita akan menemukan sebuah kekaguman akan kekayaan yang di...

Kesadaran Berorganisasi

بِسْÙ…ِ اللهِ الرَّØ­ْمنِ الرَّØ­ِيمِ Penulis : ARC     Dalam pertemuan kali ini kita akan membahas tentang nilai dari kesadaran dan apa itu berorganisasi, kalo ingin dimasukkan dalam bab sih bolehlah dikategorikan keorganisasian, karena hanya untuk mempermudah penempatan tema ini dalam silabus organsasi. Kembali lagi pada kesadaran berorganisasi tadi, banyak yang harus dikritisi lagi dan kita harus mulai banyak bertanya serta membuat diskusi-diskusi kecil untuk menyelami organsasi itu secara komprehensif agar ketika kita sudah selesai atau purna tugas dalam organisasi kita tidak hanya menjadi organasisator saja tapi sudah pada level organisatoris. Kalo diumpamakan sih kalo organisator itu sudah menguasai ilmu organisasi dari paham apa itu Visi Misi, AD/ART, Program Kerja dan sudah mampu menyelenggarakan plus menyelesaikan beberapa kegiatan sesuai yang direncanakan ditambah lagi sudah mengerti TUPOKSI (Tugas Pokok dan Fungsi), nah kalo sudah bisa ini kelarlah su...

Lampaui Batas Maksimalmu, Haruskah???

Sekedar kegelisahan hati mungkin, aku lihat beberapa kali slogan ini di kota yang tercinta ini. Tapi ada resah yang mengundang untuk mulai memikirkan kembali maksud dari slogan kota yang sering disebut Kota Ledre ini. Aku lakukan telaah makna tentang kata-kata ini, mungkin telaah ku yang kurang dalam atau memang makna kata-kata ini terlalu sempit buat ku, tidak apalah aku tidak begitu pusing untuk memikirkan lebih jauh karena beda orang pasti beda pula pemaknaan mereka, ada yang mengatakan bahwa melampaui batas maksimal itu bisa dianalogikan kan seperti ada orang yang setiap hari bisa membaca satu buku, lalu untuk melampaui batas maksimal dia sehari harus membaca dua buku. Bisa juga sih dijadikan acuan tapi ini lebih ke mengubah kebiasaan bukan melampaui batas maksimal. Lampaui batas maksimalmu memang sebuah slogan yang terlihat atau mungkin lebih tepatnya terselimuti angan-angan yang penuh semangat, membakar passion , berkerja lebih keras tapi menurutku itu adalah sebuah arogansi da...

Kesamaan Komputer dan Manusia

Pernahkah kita berpikir tentang kesamaan kita dengan komputer, maksudnya disini cara kerja tubuh kita dengan komputer, kalo dibilang secara jasad jelas beda tentunya. Ada beberapa kesamaan dasar komputer dan manusia yang mungkin belum kita sadari benar, untuk itu coba direnungkan bail-baik beberapa paparan dibaeah ini. Ingat ini bukan lah murni bukti ilmiah atau semacamnya meskipun ada pendekatan ilmiah yang mendukung, hanya sekedar wawasan yang semoga bisa memperkaya gizi pikiran kita. Don't take this so sorious ya, just read and enjoy it. 1. Mempunyai Operating System dan Mindset. Komputer haruslah mempunyai Operating System (OS) agar bisa berjalan sebagaimana mestinya, entah itu OS Windows, OS Linux, OS Mac (apple) atau OS lain yang bisa diinstal pada komputer, guna dari OS ini adalah untuk menjalankan fungsi-fungsi komputer secara maksimal, kita bisa mengetik, menghitung, menggambar, melihat video, mendengarkan musik, chatting dan banyak lagi fungsinya. Terlebih dahulu seb...

Pembunuhan Karakter

Didalam dunia politik yang terjadi banyak pastinya yang mendengar tentang trik pembunuhan karakter. Cara ini adalah cara yang termasuk ampuh untuk menyerang seseorang bahkan menjatuhkan orang tersebut dari kursi yang dia duduki. Perangkap ini digunakan dari skala amatuer - medium - profesional, karena daya destruktif yang cukup tinggi maka kita harus paham seperti apa dan bagaimana trik ini dijalankan. Karena kita tahu siapapun bisa terdampak dan untuk itu kita harus mewaspadai sejak dini agar ada sinyal yang memberitahukan pada kita jika ada bahaya pembunuhan karakter dimulai. Sedikit cerita, beberapa kali jurus ini pernah dilayangkan pada diri saya pribadi. Tetapi jarang ada yang berani melakukan secara terang-terangan, namanya juga politik kotor harus dijalankan sekotor mungkin dengan cara yang seolah-olah bersih, i think make sense. Pembunuhan karakter sering digunakan adalah melakukan hasutan yang mengarah pada fitnah, bahkan anjuran dari Machiavelli dimakan mentah tanpa pandang...

Antara Harga Diri dan Keluhuran Diri

Kehidupan sosial menciptakan kelas berbeda-beda hingga manusia membuat sebuah tingkatan didalam pola dan tindak tanduknya didalam bermasyarakat. Ada nilai yang manusia kejar dalam menjalani hidupnya serta hal ini disepakati secara menyeluruh dan akhirnya menjadi sebuah pandangan hidup bahkan prinsip yang harus diperjuangkan dan dipertahankan. Kembali lagi pada pola hidup masyarakat saat ini dimana sebuah value yang disebut harga diri dijadikan acuan untuk mengukur dirinya dari respon sosial disekitar. Menjaga harga diri adalah baik karena nantinya akan berhubungan dengan martabat diri, selain itu pula harga diri merupakan pisau bermata dua yang bisa menjaga sekaligus menjadi bahaya untuk orang yang salah menggunakan atau mengartikan makna dari harga diri tersebut.Harga diri merupakan label yang kita terakan pada diri kita, seberapa tingkat atau level harga diri itu akan terusik tentunya diri kitalah yang paham dan yang tahu. Karena semakin dalam dan luas pengertian harga diri tersebu...

Prinsip Belajar Study, Work, Riffle

Sejarah pendidikan di Bumi Pertiwi merupakan sejarah panjang yang tidak bisa dilupakan begitu saja, pola pendidikan yang telah ditanamkan pada masa lampau sedikit banyak akan mempengaruhi pola pendidikan yang ada saat ini. Pada masa perjuangan dulu pendidikan dijadikan wadah untuk sarana merebut kemerdekaan secara intelektual, dengan semboyan Study, Work, Riffle . Semboyan ini mempunyai maksud ialah menjadikan anak bangsa menjadi terdidik agar mencapai suatu kesadaran bersama yang akan mengerucut pada kesatuan sebuah visi, setelah kesadaran tersebut terbentuk maka selanjutnya adalah kerja, iya sebuah kerja nyata dalam upaya membentuk sebuah aliansi yang bisa menjadi kekuatan dalam menggalang masa dan menyiapkan sebuah senjata untuk melawan penindasan yang dilakukan oleh kaum penjajah kala itu. Dan yap yang terakhir adalah menjadi senjata itu sendiri, setelah kita mempunyai kesadaran yang penuh akan kondisi yang dialami dan sudah mampu bekerjasama dan memciptakan karya, entah itu p...